Langsung ke konten utama

"Penyesalan itu Manis"

Bismillah..

Setiap manusia punya pengalaman yang berkesan dalam hidupnya, seperti yang akan saya ceritakan kali ini.

Saya lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja, biasa dalam hal duniawi dan ukhrowi.
Bisa dibilang mungkin tidak ada yang special. Menjalani hari-hari layaknya anak-anak yang lain, bermain, bercanda, bersenda gurau pun sering kali kami pergunakan untuk saling mengisi kekosongan dirumah.
Hal hal yang wajib pun seperti menimba ilmu dari mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi dapat saya jalani dengan baik.

Hingga sampai di satu titik, Alloh sampai hidayahnya melalui tangan  seorang tante, adik perempuan dari ayah. Ia menyadarkan saya, membuka mata saya bagaimana indahnya agama yang saya peluk dari kecil hingga kini, dan mengajarkan saya bagaimana bisa membuat hati dan pikiran kita menjadi tenang dengan banyak berinteraksi Sang Kholiq.
Hingga ketika ajal datang menjemput kita sudah siap menerimanya.

Dan disitulah titik balik perjuangan dan pergolakan batin pun dimulai.
Berawal dari ketertarikan untuk belajar tentang ilmu agama, hingga akhirnya sesuatu yang berkesan dalam hidup pun tiba.
Saya pun akhirnya mantab memutuskan untuk berhijab. Meski dengan berbagai pertimbangan yang akhirnya dapat terkalahkan.

Alloh memberikan hidayah melalui cara yang tak pernah kita duga, entah itu menyenangkan atau pun menyedihkan. Tante dari ayah pun Alloh panggil menghadap-Nya. Belum lagi banyak ilmu yang saya dapatkan, saya harus kehilangan dia.
Sedih dan menyesal rasanya, kenapa tidak dari jauh-jauh hari saya menuruti kata-katanya. Entah kenapa hati ini di hantui perasaan bersalah.
Semoga Alloh menjadikannya penghuni syurga... Aamiin.

Penyesalan memang selalu datang diakhir, tak pernah ada yang bisa tau apa yang akan terjadi pada diri kita nanti.

Alhamdulillah penyesalan itu kini berbuah manis, karena penyesalan itu lah timbul keinginan untuk terus belajar mengenal-Nya, memperbaiki hubungan dengan-Nya dan memperbanyak membaca kalam-Nya.
Melalui proses yang tidak mudah dan jalan yang panjang, Alhamdulillah semua bisa terlewati dengan baik.

Benarlah bila pepatah bilang,
"bila ada kemauan pasti ada jalan".
Alloh berikan jalan hidayah-Nya sedikit berkelok dan mendaki.
Hingga kini perjuangan sebuah penyesalan itu menghantarkan saya kepada sebuah pilihan hidup yang nyata sebagai seorang muslimah sejati.

Semoga Alloh istiqomahkan saya dengan pilihan ini.
Aamiin Allohumma Aamiin..

-Dian Larasati -

Komentar

  1. Aamiin
    Semoga kita semua istiqomah belajar untuk meraih rida menuju jannahNya

    BalasHapus
  2. Semoga selalu istiqomah di jalan-Nya mbak Dian...

    BalasHapus
  3. Insya Allah Tante disana mendapatkan aliran pahala yang baik dari setiap kebaikan yang mbak lakukan... Aamiin...

    BalasHapus
  4. Aamiin semoga selalu istiqomah ya mbak..

    BalasHapus
  5. Jika hidayah bisa ku beli, tentu akan membelinya sebanyak mungkin untuk orang yang ku cintai. nisce kerennn..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah bener banget tuh kang...
      Hidayah-Nya itu special
      Ga terbeli...

      Hapus
    2. Wah bener banget tuh kang...
      Hidayah-Nya itu special
      Ga terbeli...

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Belajar Dari AKAR"

AKAR, ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yg KERAS, demi sebatang pohon. Ketika pohon TUMBUH, berdaun RIMBUN, berBUNGA indah, lalu BERBUAH, banyak orang memuji pohon itu.. apakah AKAR juga mendapat pujian..?? TIDAK sama sekali..!! tapi... AKAR tak pernah mengeluh, ia tetap berada sembunyi di dlm tanah, dan terus bekerja utk mencari makanan bagi pohon, agar tetap tumbuh dan berbuah. Dari AKAR-lah kita belajar tentang KETULUSAN & KERENDAHAN HATI... Apapun yg kita perbuat, perbuatlah dengan segenap hati karena ALLAH.... InsyaAllah #ikhtiarku

"Belajar dari Akar"

Bismillaah.. Harus belajar Lebih banyak lagi dari AKAR... Kenapa AKAR ? Karena seperti yang kita tahu, Akar itu Pekerja Keras. Ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yang KERAS, demi sebatang pohon yang ia hidupi... Pernah liat Pohon yang tumbuh Besar kan ? Ketika pohon itu mulai TUMBUH, daun-daun pun mulai bermunculan, kemudian tumbuh bunga-bunga yang indah dan bermekaran. Bunga yang indah pun menghiasi pohon tersebut. Tidak hanya bunga, pohon juga bisa menghasilkan Buah Hingga banyak orang yang mulai memuji pohon itu.. Akar hanyalah akar.. Apakah AKAR juga dapat pujian..?? TIDAK samasekali..!! Tapi... AKAR tidak pernah mengeluh, ia tetap berada ditempatnya,  bersembunyi di dalam gelapnya tanah, sambil terus bekerja dan mencari makanan untuk sang pohon. Dari AKAR-lah kita belajar tentang kekuatan,  keikhlasan, ketulusan serta kerendahan hati. Kekuatan hati dan jiwa dapat membuat kita menjadi manusia yang kuat. So, Apapun yg kita perbuat, perb...

"Yang Luar Biasa"

Memaafkan saat orang lain berbuat kesalahan itu BIASA.. tapi berbuat baik pada yang bersalah itulah yang LUAR BIASA... Memberi saat berlebih itu BIASA.. tapi memberikan sesuatu di saat sempit... atau memberikan sesuatu yang masih kita sayangi serta kita butuhkan itulah yang LUAR BIASA... Bersyukur saat diberi nikmat itu BIASA.. tapi bersyukur saat kita didera musibah itulah yang LUAR BIASA... Kecewa saat hasil tak sesuai harapan itu BIASA.. tapi jika kecewa itu tidak membuatnya berhenti tuk berusaha mencapai impian itu baru LUAR BIASA... Semoga kita bisa menjadi pribadi yang LUAR BIASA... Have a nice day #dlaraz #MyRuzenka #GeraiAlthafunnisa