Langsung ke konten utama

Nyaman itu Cinta?

Dunia percintaan memang menarik untuk diperbincangkan. Berapa banyak kisah yang bisa diurai bila tersangkut masalah cinta, mungkin ratusan, ribuan bahkan jutaan permasalahan tentang cinta.

Apalagi untuk seorang perempuan, cinta itu adalah sesuatu yang sangat berarti. Berdasarkan riset penulis, ada sebagian orang yang mengatakan cinta dipahami sebagai sesuatu yang bisa menyenangkan hati, menggembirakan rasa dan menenangkan jiwa.

Meksi tak semua berpendapat sama, tapi bagi kebanyakan perempuan yang tekah merasakan Mentari cinta adalah sebuah kenyamanan.

Apa iya nyaman itu cinta?

Rasa nyaman adalah sebuah rasa yang mendasar yang bisa dirasakan oleh semua orang, semua gender, laki-laki dan perempuan.

Bahkan untuk orang yang tidak menginginkannya sekalipun,tanpa disadari akan merasa nyaman pada seseorang, pada sebuah tempat atau bahkan sesuatu yang tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya.

Kita akan coba mengulik sedikit apa itu kenyamanan bila di lihat dari sisi perempuan.

Berbeda kisah dengan si Mawar, Mentari ini punya cerita yang berbeda.
Mentari adalah seorang perempuan dewasa yang telah menikah dan dikaruniai keturunan.  Keluarganya tergolong aman dari gossip dan bisa dikatakan cukup harmonis. Kalau pun ada intrik itu hanya bagian dari masalah kecil yang dapat mereka selesaikan dengan mudah.

So far so good lah…
Mentari adalah seorang perempuan yang aktif dan ia bekerja dalam sebuah organisasi yang cukup besar, dan menjadi bagian dalam kepengurusannya juga. Seperti biasa,  Mentari pun menjalani rutinitasnya.

Bertemu klien dan mengadakan pertemuan sudah menjadi sebuah kebiasaan karena tuntutan pekerjaannya.

Saat ini jaman sudah semakin canggih, meeting pun bisa diadakan secara online tanpa perlu keluar rumah.
Mentari yang sedang menjabat sebagai seorang sekretaris tentulah punya tugas tersendiri, dari mulai mempersiapkan segala sesuatunya, sampai merekap hasil meetingnya.

Bahkan ketika ada hal yang kurang jelas, ia bisa dengan mudahnya menghubungi orang-orang yang tergabung dalam meeting tadi via telepon atau pun mengirimkan pesan singkat.

Sampai suatu ketika, ia menghubungi salah seorang koleganya dengan maksud menanyakan hal-hal yang tidak dimengertinya.

Namun, saat berbicara dengan kolega yang berlainan jenis, ia merasakan ada sesuatu yang beda, tapi tidak di gubrisnya perasaan itu. Semua kembali berjalan normal, aktifitas dalam pekerjaan didalam organisasinya memang cukup menyita waktu, hingga tengah malam.

Hingga suatu waktu ia harus mengikuti pertemuan khusus bersama para koleganya tersebut, ia bertemu dengan salah seorang yang disegani di dalam organisasinnya tersebut, bisa dibilang orang itu memiliki jabatan yang tinggi dari organisasi tersebut.

Mentari merasakan hal yang aneh, sesuatu yang berbeda saat ditelpon tempo hari itu, kembali datang.
Jantung nya berdebar tak karuan ketika harus berbicara dan berhadapan langsung dengan lelaki tersebut.

Singkat cerita, mereka sering melakukan komunikasi baik itu via chatt mau pun via telpon.
Mentari merasakan ‘nyaman’ bila berbicara dengan lelaki tersebut. Tapi tahukah, lelaki tersebut sudah lah memiliki keluarga. Sama halnya dengan Mentari.

Selepas pertemuan yang pertama mereka tidak pernah lagi bertemu, tapi komunikasi intens tetaplah mereka lakukan. Mereka berpikir tidak akan melakukan hal-hal yang aneh, apalagi untuk merusak pernikahan mereka. Itu amatlah mereka jaga.

Mereka tetap menikmati kebersamaan, meski hanya di dunia lain (baca: dunia maya). Tanpa harus kuatir keluarga mereka akan menjadi hancur berantakan.

Hingga tanpa sadar, benih cinta sudahulai tumbuh di hati mereka berdua.

Cinta memang bisa tumbuh dengan diawali rasa nyaman itu.

Tapi bila yang membuat nyaman adalah lawan jenis yang bukan cinta halalmu, berhati-hatilah...

Lalu siapa yang salah?
Si perempuan kah?
Atau si laki-laki kah?

Entahlah..
Yang pasti, ada hubungan timbal balik antara keduanya..

Allohu Robbi...

Lalu apa yang terpikir dibenak orang lain bila mereka mengetahui kejadian ini?

Mungkin anggapan negatif yang harus diterima. Karena awal yang biasa bisa menimbulkan sesuatu yang luar biasa.

Kedekatan mereka memang hanya seputar di dunia yang tak nyata, namun pernahkah terpikir, apa yang akan terjadi berikutnya?

Wallohu'alam..

Kita tidak akan pernah tau apa yabg akan terjadi nanti..
Semoga Alloh melindungi mereka dan keluarganya.

Duhai para laki-laki dan perempuan...

Terkadang kekaguman akan seseorang itu bisa menempatkan ia pada sesuatu yang lebih tinggi dan mulia, berharap lebih pada sebuah pengharapan yang semu.

Rasa kagum yang terlalu bisa membuat engkau sibuk untuk membandingkan orang yang bisa memberikan kenyamanan itu dengan yang lain, terutama dengan yang engkau miliki saat ini.

Hingga suatu ketika tanpa sadar engkau mulai futur akan nikmat-Nya.
Tak lagi bersyukur akan semua karunia dan rahmat-Nya.

Itu lah mengapa dalam Islam, Alloh kemudian mengatur bagaimana hubungan yang baik antara laki-laki dan perempuan, menjaga pandangan dan kemaluan mereka, agar mereka tetap terjaga dan tidak salah arah dan terjerumus pada zina.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat” (QS. 24:30)

Dan ada salah satu pandangan yang diberikan oleh ustadz Dr. Yusuf Al-Qaradhawi di dalam Fatawa Muasyirah,
Jilid 2 menyebutkan :

“Pada prinsipnya, perhubungan di antara lelaki dan wanita tidaklah ditolak secara total, malahan dibolehkan selagi mana ia bermatlamatkan kebaikan dan atas perkara-perkara yang dibenarkan syarak.. Dan wajib patuhi kehendak dan ajaran Islam serta prihatin tentang akhlak dan adab”.

Apa yang ditulis oleh penulis adalah sebuah kejadian nyata. Tidak ada maksud untuk berghibah, atau lainnya.
Semoga dengan sedikit petikan kisah hidup Mentari, ada sedikit ibroh atau manfaat yang bisa kita petik.

Wallohu'alam...

Coretan Dian Larasati

#dlaraz
#allaboutlove
#allaboutwoman
#perempuanpun
yacerita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Belajar Dari AKAR"

AKAR, ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yg KERAS, demi sebatang pohon. Ketika pohon TUMBUH, berdaun RIMBUN, berBUNGA indah, lalu BERBUAH, banyak orang memuji pohon itu.. apakah AKAR juga mendapat pujian..?? TIDAK sama sekali..!! tapi... AKAR tak pernah mengeluh, ia tetap berada sembunyi di dlm tanah, dan terus bekerja utk mencari makanan bagi pohon, agar tetap tumbuh dan berbuah. Dari AKAR-lah kita belajar tentang KETULUSAN & KERENDAHAN HATI... Apapun yg kita perbuat, perbuatlah dengan segenap hati karena ALLAH.... InsyaAllah #ikhtiarku

"Belajar dari Akar"

Bismillaah.. Harus belajar Lebih banyak lagi dari AKAR... Kenapa AKAR ? Karena seperti yang kita tahu, Akar itu Pekerja Keras. Ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yang KERAS, demi sebatang pohon yang ia hidupi... Pernah liat Pohon yang tumbuh Besar kan ? Ketika pohon itu mulai TUMBUH, daun-daun pun mulai bermunculan, kemudian tumbuh bunga-bunga yang indah dan bermekaran. Bunga yang indah pun menghiasi pohon tersebut. Tidak hanya bunga, pohon juga bisa menghasilkan Buah Hingga banyak orang yang mulai memuji pohon itu.. Akar hanyalah akar.. Apakah AKAR juga dapat pujian..?? TIDAK samasekali..!! Tapi... AKAR tidak pernah mengeluh, ia tetap berada ditempatnya,  bersembunyi di dalam gelapnya tanah, sambil terus bekerja dan mencari makanan untuk sang pohon. Dari AKAR-lah kita belajar tentang kekuatan,  keikhlasan, ketulusan serta kerendahan hati. Kekuatan hati dan jiwa dapat membuat kita menjadi manusia yang kuat. So, Apapun yg kita perbuat, perb...

"Yang Luar Biasa"

Memaafkan saat orang lain berbuat kesalahan itu BIASA.. tapi berbuat baik pada yang bersalah itulah yang LUAR BIASA... Memberi saat berlebih itu BIASA.. tapi memberikan sesuatu di saat sempit... atau memberikan sesuatu yang masih kita sayangi serta kita butuhkan itulah yang LUAR BIASA... Bersyukur saat diberi nikmat itu BIASA.. tapi bersyukur saat kita didera musibah itulah yang LUAR BIASA... Kecewa saat hasil tak sesuai harapan itu BIASA.. tapi jika kecewa itu tidak membuatnya berhenti tuk berusaha mencapai impian itu baru LUAR BIASA... Semoga kita bisa menjadi pribadi yang LUAR BIASA... Have a nice day #dlaraz #MyRuzenka #GeraiAlthafunnisa