Langsung ke konten utama

Antara Pelakor dan PHP

Kalau ngomongin pelakor, pasti deh identik sama perempuan.

Gimana enggak, secara gitu ya 'Pelakor' itu singkatan dari perebut laki orang.
Mungkin nggak sih kalau itu laki-laki?

Nah loh!
Mungkin aja kalau laki-laki nya agak-agak sedikit belok gitu ya hihihi...

Jujur ngomongin pelakor, saya teringat saat saya membuat tulisan tentang pelakor beberapa waktu yang lalu, ada seorang perempuan yang menyampaikan uneg-unegnya.

Beliau mengatakan, emang perempuan aja ya yang suka merebut pasangan orang lain ?
Laki-laki juga pernah koq!

Tapi seolah hidup ini terasa begitu kejam bagi para perempuan, karena mereka yang terekspos seakan selalu menjadi sumber masalah.

Kan ada juga tuh suami-suami yang suka menggoda perempuan-perempuan yang sudah berkeluarga, sudah bersuami atau pun perempuan yang masih single alias sendiri.

Kalau yang seperti itu apa tuh sebutannya?

Eh saya koq jadi mikir ya, apa ya sebutannya... #mikirkeras

Pebior (perebut bini orang)
atau
Perisor (perebut istri orang)
atau
PHP (perebut hati perempuan)

#ups...

Memang kadang masalah memang tidak hanya datang dari para perempuan saja, bisa juga datang dari para laki-laki yang suka PHP.

Seperti kisah Pelangi beberapa hari yang lalu.
Pelangi adalah seorang perempuan yang masih sendiri dan belum menikah.
Ia tergolong cantik dan menarik dan mengenakan hijab. Ia bekerja di sebuah perusahaan swasta.
Hingga suatu waktu, ada seorang laki-laki yang menyukainya, entah karena sering berinteraksi dan bercanda, laki-laki ini selalu mengejarnya dan sering menggodanya.
Padahal si lelaki ini jelas-jelas sudah menikah, dan sudah mempunyai beberapa anak.

Sampai suatu ketika, terjadi salah paham diantara mereka, ada seorang teman dari istri laki-laki tersebut yang ingin melaporkan kejadian ini kepada istri laki-laki tersebut.
Dan mengatakan kalau si Pelangi ini adalah pelakor yang mengganggu dan merebut suaminya.

Apa iya begitu?
Kalau seperti ini gimana?
Apakah masuk kategori pelakor?
Trus siapa yang salah?

#Nah Loh!

Kali ini, mungkin memang harus diluruskan kembali.
Bisa jadi Pelangi menjadi orang yang terzholimi karena perlakuan laki-laki tersebut.

Pernah terbayangkan kah bila kita tidak tau kejadian yang sebenarnya, lalu apa yang akan kita lakukan pada Pelangi?

Lalu bagaimana bila kita yang berada diposisi Pelangi saat itu ?

Perempuan memang kerap dipersalahkan dalam masalah seperti ini.
Tapi sebenarnya perempuan pun tak ingin ada masalah yang menghinggapi dirinya apalagi itu terkait dengan keluarga orang atau suami orang.

Duhai perempuan
Engkau adalah sebaik-baik perhiasan di dunia ini.
Engkau amatlah terjaga
Kembalilah untuk berpikir positif dan menjaga emosi..
Ketika marah, jangan mudah mengumbar nafsu untuk langsung menghina dan memaki sesamamu.
Bertabayun lah dengan yang bersangkutan...
Bersabarlah..
bila engkau tengah dihadapkan pada sebuah kerumitan hidup yang kerap engkau sebut sebagai 'masalah'.

Kembali tenang kan diri
Dan mulai berinstrospeksi
Pernah kah terpikir,

Mengapa Alloh beri ujian dalam pernikahan.. ?

Mengapa Alloh hadirkan orang lain dalam pernikahan?

Apakah ada yang salah dengan prosesnya pernikahan ?

Apakah ada yang salah dalam komunikasi dengan pasangan ?

Sudah cukupkah perhatian dan kasih sayang diberikan  untuk pasangan ?

Mungkin Alloh ingin agar sepasang suami istri ini bisa belajar lagi bagaimana menjadikan keluarga menjadi lebih dekat dan lebih harmonis
Atau bahkan Alloh ingin agar kedua belah pihak bisa saling mengerti dan memahami satu sama lain.
Karena akan ada banyak hikmah dibalik setiap kejadian yang telah Alloh gariskan.

Mendekatlah pada Alloh dan sering-seringlah berdoa :

رَبَّÙ†َا Ù‡َبْ Ù„َÙ†َا Ù…ِÙ†ْ Ø£َزْÙˆَاجِÙ†َا ÙˆَذُرِّÙŠَّاتِÙ†َا Ù‚ُرَّØ©َ Ø£َعْÙŠُÙ†ٍ ÙˆَاجْعَÙ„ْÙ†َا Ù„ِÙ„ْÙ…ُتَّÙ‚ِينَ Ø¥ِÙ…َامًا

“Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

[QS.Al-Furqon: 74]

Karena...
Mencintai manusia itu tak perlu berlebihan
Cinta juga merupakan bentuk ujian
Dan sejatinya orang yang kita cintai itu adalah titipan Alloh..
Yang dapat diambil kapan pun oleh Pemiliknya.

So,
Mencintai secukupnya saja..
Agar ketika Alloh mengambilnya dengan cara apapun, hati bisa lebih lapang dan ikhlas...

Yakinlah, sejatinya ujian ini bukanlah untuk menghancurkan hati, melainkan untuk membersihkan hati dan diri.

Coretan
By Dian Larasati

#dlaraz
#allaboutlove
#allaboutwoman
#PerempuanPunyaCerita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Belajar Dari AKAR"

AKAR, ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yg KERAS, demi sebatang pohon. Ketika pohon TUMBUH, berdaun RIMBUN, berBUNGA indah, lalu BERBUAH, banyak orang memuji pohon itu.. apakah AKAR juga mendapat pujian..?? TIDAK sama sekali..!! tapi... AKAR tak pernah mengeluh, ia tetap berada sembunyi di dlm tanah, dan terus bekerja utk mencari makanan bagi pohon, agar tetap tumbuh dan berbuah. Dari AKAR-lah kita belajar tentang KETULUSAN & KERENDAHAN HATI... Apapun yg kita perbuat, perbuatlah dengan segenap hati karena ALLAH.... InsyaAllah #ikhtiarku

"Belajar dari Akar"

Bismillaah.. Harus belajar Lebih banyak lagi dari AKAR... Kenapa AKAR ? Karena seperti yang kita tahu, Akar itu Pekerja Keras. Ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yang KERAS, demi sebatang pohon yang ia hidupi... Pernah liat Pohon yang tumbuh Besar kan ? Ketika pohon itu mulai TUMBUH, daun-daun pun mulai bermunculan, kemudian tumbuh bunga-bunga yang indah dan bermekaran. Bunga yang indah pun menghiasi pohon tersebut. Tidak hanya bunga, pohon juga bisa menghasilkan Buah Hingga banyak orang yang mulai memuji pohon itu.. Akar hanyalah akar.. Apakah AKAR juga dapat pujian..?? TIDAK samasekali..!! Tapi... AKAR tidak pernah mengeluh, ia tetap berada ditempatnya,  bersembunyi di dalam gelapnya tanah, sambil terus bekerja dan mencari makanan untuk sang pohon. Dari AKAR-lah kita belajar tentang kekuatan,  keikhlasan, ketulusan serta kerendahan hati. Kekuatan hati dan jiwa dapat membuat kita menjadi manusia yang kuat. So, Apapun yg kita perbuat, perb...

"Yang Luar Biasa"

Memaafkan saat orang lain berbuat kesalahan itu BIASA.. tapi berbuat baik pada yang bersalah itulah yang LUAR BIASA... Memberi saat berlebih itu BIASA.. tapi memberikan sesuatu di saat sempit... atau memberikan sesuatu yang masih kita sayangi serta kita butuhkan itulah yang LUAR BIASA... Bersyukur saat diberi nikmat itu BIASA.. tapi bersyukur saat kita didera musibah itulah yang LUAR BIASA... Kecewa saat hasil tak sesuai harapan itu BIASA.. tapi jika kecewa itu tidak membuatnya berhenti tuk berusaha mencapai impian itu baru LUAR BIASA... Semoga kita bisa menjadi pribadi yang LUAR BIASA... Have a nice day #dlaraz #MyRuzenka #GeraiAlthafunnisa