๐ธ๐ฅ๐
Di sebuah hutan belantara berdirilah sebuah sekolah para binatang๐ฒ๐ณ๐ฟ๐พ
Statusnya "disamakan" dg sekolah manusia ๐ซ๐ฆ๐ซ
Kurikulum sekolah itu mewajibkan setiap siswa lulus semua pelajaran dan mendapatkan ijazah ๐
Terdapat 5 mata pelajaran di sekolah tsb ๐
a. Terbang
b. Berenang
c. Memanjat
d. Berlari
e. Menyelam
Banyak siswa yang bersekolah di "animals schooling", ada elang, tupai, bebek, rusa dan katak.
Pada awal masuk sekolah, masing2 siswa terlihat memiliki keunggulan pada mata pelajaran tertentu.
๐งElang, sangat unggul dalam terbang. Dia memiliki kemampuan yg berada di atas kemampuan binatang lain.
๐ธ Demikian juga katak, sangat mahir pada pelajaran menyelam.
Namun, "animals schooling" mewajibkan semua siswa harus lulus 5 mata pelajaran itu.
Beberapa waktu kemudian, mulailah si Elang belajar memanjat dan berlari. Tupai pun berkali-kali jatuh dari dahan yg tinggi karena belajar terbang.
Bebek seringkali ditertawakan meski sudah bisa berlari dan sedikit terbang. Namun mulai tampak putus asa ketika mengikuti pelajaran memanjat.
Semua siswa berusaha dg susah payah, tetapi belum juga menunjukkan hasil yg lebih baik.
Tidak ada siswa yg menguasai semua 5 mata pelajaran dg sempurna.
Kini, lama kelamaan tupai telah mulai lupa cara memanjat, bebek sudah tidak dapat berenang dengan baik disebabkan sebelah kakinya patah dan sirip kakinya robek, karena terlalu sering belajar memanjat.
---------------------
Kondisi inilah yg mirip dengan kondisi pendidikan kita saat ini.
Orangtua berharap anaknya serba bisa. Sangat stress ketika matematika anaknya dapat nilai 5.
Padahal mendaftar dan ujian beasiswa doktoral, ternyata tidak ditanya nilai matematika dapat berapa?
Mari kita syukuri karunia luar biasa yg telah Allah amanahkan kepada kita para orangtua yang memiliki anak2 yang sehat, cerdas dan lucu.
Setiap anak memiliki belahan otak dominannya masing2.
Ada yg dominan di limbik kiri, neokortek kiri, limbik kanan, neokortek kanan, juga batang otak.
Oleh karena itu, anak memiliki kelebihannya masing2.
Fokuslah dg kelebihan itu, kawal, stimulasi dan senantiasa fasilitasi agar terus berkembang. Janganlah kita disibukkan dengan kekurangannya ๐
Karena sesungguhnya setiap anak yg terlahir di dunia ini adalah cerdas (punya kelebihannya masing2), istimewa dan mereka merupakan bintang yg bersinar di antara kegelapan malam ๐✨๐✨๐✨
Inilah saatnya kita bergandeng tangan menggali potensi diri anak & anak didik kita seoptimal mungkin.
Semoga Allah mudahkan segala urusan kita mengiringi kesuksesan Ananda kelak di dunia & di akhirat.
Aamiin Allohumma Aamiin
Komentar
Posting Komentar