Langsung ke konten utama

"Ujian Terberat"

Sahabat,

Ingatkah perkataan seorang yang arif dalam sebuah buku yang ditulis oleh Ustadz Said Hawa didalam bukunya 'Mensucikan Jiwa' :

"Musibah bisa dihadapi dengan Sabar oleh orang mu'min, tetapi kesenangan tidak dapat dihadapi dengan sabar kecuali orang yang mencapai derajat Shiddiq"

Betul sekali apa yang dikatakan seorang yang arif itu, bersabar terhadap kesenangan memang jauh lebih berat ketimbang bersabar terhadap musibah.

Para Sahabat Rasul pun mengatakan demikian :

"Kami telah diuji dengan ujian kesulitan lalu kami bersabar, dan sekarang kami diuji dengan ujian kesenangan maka kami tidak bisa bersabar."

MasyaAlloh
Itulah kenapa Alloh mengingatkan kita akan begitu banyaknya fitnah dunia, agar harta, suami, istri, anak-anak kita tidak melenakan kita dari mengingat-Nya.

Hingga Alloh berfirman :

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu, dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Alloh"
Al Munafiqun : 9

Ketika kita diberikan ujian kesulitan, meaki akan ada banyak keluhan, itu membuat kita jadi semakin sabar dan semakin dekat dengan Alloh.

Namun sebaliknya, bila kita diberi ujian kesenangan, kita lupa. Lupa kalau setiap kesenangan itu adalah pemberian Alloh, bukan hanya karena usaha kita sendiri. Dan itu lah yang sering membuat kita jadi Lupa bersyukur dan  takabur lalu kemudian lalai.

Jadi mau pilih mana?
Mau dikasih ujian kesulitan aja atau
Mau dikasih ujian kesenangan ?
Atau mau dua-duanya ?

Sahabat,
Mari kembali belajar mengukur kapasitas diri.
Alloh Maha Mengetahui apa-apa yang pantas dan sanggup kita hadapi.

Semoga Alloh senantiasa menjaga kita dari segala fitnah dunia..
Semoga kita juga bisa dan mampu melewati apapun ujian yang Allah berikan dengan bersabar dan bersyukur...

Aamiin allahumma aamiin

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

"Belajar Dari AKAR"

AKAR, ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yg KERAS, demi sebatang pohon. Ketika pohon TUMBUH, berdaun RIMBUN, berBUNGA indah, lalu BERBUAH, banyak orang memuji pohon itu.. apakah AKAR juga mendapat pujian..?? TIDAK sama sekali..!! tapi... AKAR tak pernah mengeluh, ia tetap berada sembunyi di dlm tanah, dan terus bekerja utk mencari makanan bagi pohon, agar tetap tumbuh dan berbuah. Dari AKAR-lah kita belajar tentang KETULUSAN & KERENDAHAN HATI... Apapun yg kita perbuat, perbuatlah dengan segenap hati karena ALLAH.... InsyaAllah #ikhtiarku

"Belajar dari Akar"

Bismillaah.. Harus belajar Lebih banyak lagi dari AKAR... Kenapa AKAR ? Karena seperti yang kita tahu, Akar itu Pekerja Keras. Ia begitu GIGIH mencari air, MENEMBUS tanah yang KERAS, demi sebatang pohon yang ia hidupi... Pernah liat Pohon yang tumbuh Besar kan ? Ketika pohon itu mulai TUMBUH, daun-daun pun mulai bermunculan, kemudian tumbuh bunga-bunga yang indah dan bermekaran. Bunga yang indah pun menghiasi pohon tersebut. Tidak hanya bunga, pohon juga bisa menghasilkan Buah Hingga banyak orang yang mulai memuji pohon itu.. Akar hanyalah akar.. Apakah AKAR juga dapat pujian..?? TIDAK samasekali..!! Tapi... AKAR tidak pernah mengeluh, ia tetap berada ditempatnya,  bersembunyi di dalam gelapnya tanah, sambil terus bekerja dan mencari makanan untuk sang pohon. Dari AKAR-lah kita belajar tentang kekuatan,  keikhlasan, ketulusan serta kerendahan hati. Kekuatan hati dan jiwa dapat membuat kita menjadi manusia yang kuat. So, Apapun yg kita perbuat, perb...

"Yang Luar Biasa"

Memaafkan saat orang lain berbuat kesalahan itu BIASA.. tapi berbuat baik pada yang bersalah itulah yang LUAR BIASA... Memberi saat berlebih itu BIASA.. tapi memberikan sesuatu di saat sempit... atau memberikan sesuatu yang masih kita sayangi serta kita butuhkan itulah yang LUAR BIASA... Bersyukur saat diberi nikmat itu BIASA.. tapi bersyukur saat kita didera musibah itulah yang LUAR BIASA... Kecewa saat hasil tak sesuai harapan itu BIASA.. tapi jika kecewa itu tidak membuatnya berhenti tuk berusaha mencapai impian itu baru LUAR BIASA... Semoga kita bisa menjadi pribadi yang LUAR BIASA... Have a nice day #dlaraz #MyRuzenka #GeraiAlthafunnisa