Sudah menjadi fitrah seorang perempuan setelah ia dewasa adalah bertemu dengan sebuah pernikahan.
Sebelum menjalani sebuah pernikahan, seorang perempuan harus mempersiapkan diri untuk menjadi seorang istri sekaligus menjadi seorang ibu untuk anak-anaknya.
Pernikahan adalah anjuran Alloh SWT bagi manusia untuk mempertahankan keberadaannya dan mengendalikan perkembangbiakan dengan cara yang sesuai dan menurut kaidah norma agama. Laki-laki dan perempuan memiliki fitrah yang saling membutuhkan satu sama lain. Pernikahan dilangsungkan untuk mencapai tujuan hidup manusia dan mempertahankan kelangsungan jenisnya.
Pernikahan bisa menjadi rahmat buat perempuan , bukan hanya karena ia merasa tercukupi kebutuhan lahiriyahnya saja. Ada kebutuhan yang jauh lebih berharga dari itu, yaitu kebutuhan spiritual, sosial, dan intelektual.
Dalam perjalanan pernikahan, idealnya seorang perempuan dapat menemukan jalan untuk bisa mengenal dirinya sendiri lebih dan lebih lagi; makin mantap mengetahui apa yang ia maui dalam hidup, dan apa yang dianggap penting dalam hidup nya sehingga dengan begitu ia mampu mendekat terus dengan Tuhan-Nya.
Pernikahan buat perempuan bukanlah phase terakhir dari kehidupan, ia justru adalah awal dari kehidupan yang baru.
Setelah menikah maka pandangan seorang perempuan akan sesuatu bisa saja berubah, bahkan “warna” perempuan itupun akan ikut berubah.
Wallohu’Alam ..
By Dian Larasati
#dlaraz
#AllAboutWoman
#PerempuanPunyaCerita
Sebelum menjalani sebuah pernikahan, seorang perempuan harus mempersiapkan diri untuk menjadi seorang istri sekaligus menjadi seorang ibu untuk anak-anaknya.
Pernikahan adalah anjuran Alloh SWT bagi manusia untuk mempertahankan keberadaannya dan mengendalikan perkembangbiakan dengan cara yang sesuai dan menurut kaidah norma agama. Laki-laki dan perempuan memiliki fitrah yang saling membutuhkan satu sama lain. Pernikahan dilangsungkan untuk mencapai tujuan hidup manusia dan mempertahankan kelangsungan jenisnya.
Pernikahan bisa menjadi rahmat buat perempuan , bukan hanya karena ia merasa tercukupi kebutuhan lahiriyahnya saja. Ada kebutuhan yang jauh lebih berharga dari itu, yaitu kebutuhan spiritual, sosial, dan intelektual.
Dalam perjalanan pernikahan, idealnya seorang perempuan dapat menemukan jalan untuk bisa mengenal dirinya sendiri lebih dan lebih lagi; makin mantap mengetahui apa yang ia maui dalam hidup, dan apa yang dianggap penting dalam hidup nya sehingga dengan begitu ia mampu mendekat terus dengan Tuhan-Nya.
Pernikahan buat perempuan bukanlah phase terakhir dari kehidupan, ia justru adalah awal dari kehidupan yang baru.
Setelah menikah maka pandangan seorang perempuan akan sesuatu bisa saja berubah, bahkan “warna” perempuan itupun akan ikut berubah.
Wallohu’Alam ..
By Dian Larasati
#dlaraz
#AllAboutWoman
#PerempuanPunyaCerita

Komentar
Posting Komentar