Banyak bilang, seorang perempuan itu itu, lebih mengedepankan perasaannya ketimbang logikanya.
Bahkan ada yang bilang, kalau perasaan perempuan adalah termasuk salah satu hal yang kadang sulit dimengerti dan sulit dipahami oleh akal manusia.
Ya wajar sih ya, karena Alloh memang menciptakan perempuan itu memang berbeda dengan laki-laki.
Menurut sebuah penelitian di University of Western Ontario tahun 1992 oleh zoologist C. Davison Ankney, dan psychologist Rushton, menunjukkan bahwa laki-laki memiliki berat otak sekitar 100-gram lebih besar daripada perempuan.
Begitu pula dengan sebuah penelitian yang ada di Denmark tahun 1997 juga menyatakan bahwa laki-laki memiliki neuron 15% lebih banyak dari perempuan (22.8 vs 19.3 milyar).
Melihat dua hasil penelitian tersebut, jelaslah sudah bahwa Alloh memang menciptakan dua bagian otak yang berbeda, dengan anatomi otak yang berbeda pula untuk laki-laki dan perempuan.
Dari perbedaan ini lah, kadang menimbulkan permasalahan, perbedaan paham dalam berkomunikasi antar lawan jenis.
Tidak jarang, komunikasi antara laki-laki dan perempuan ini menjadi terhambat dan terhalang hanya karena mereka berbeda cara pandang. Karena logika dan perasaan memang tidak bisa bersatu begitu saja. Diperlukan adanya sebuah pengertian dan pemahaman tersendiri untuk bisa saling berkomunikasi.
Perempuan dengan perasaannya, agak terasa sulit untuk bisa membuat sebuah keputusan. Karena ketika seorang perempuan sudah membuat sebuah keputusan, sering kali ia akan memikirkan kembali keputusan itu terkait dengan perasaannya, dan perasaan orang-orang yang terkait oleh keputusan itu.
Itulah kenapa terkadang, keputusan yang dibuat oleh seorang perempuan menjadi tidak murni. Karena unsur ketidak-enakan dan ketidak-tegaan itu lah yang membuat keputusan jadi tidak seimbang.
Apabila dalam berkomunikasi yang pertama kali mendapatkan informasi dan dalam menghadapi suatu permasalahan adalah laki-laki, karena wilayah otak kiri laki-laki lebih dominan, jadi mereka lebih sering menggunakan lagikanya untuk berpikir dan bertindak.
Sedangkan para perempuan lebih sering menggunakan perasaan, karena penggunaan otak kanan lebih dominan.
Intinya sih, laki-laki dan perempuan akan merespon dan menanggapi suatu masalah dengan cara yang berbeda pula.
Contohnya saja, kalau kita melihat perempuan menangis.
Perempuan tidak harus memiliki alasan yang logis untuk menangis.
Karena menangis adalah cara perempuan untuk mengungkapkan bahasa perasaannya, entah itu sedih atau bahagia. Karena perasaan perempuan itu lebih kuat dan sensitif.
MasyaAlloh ya...
Perempuan itu memang unik dan special.
Sudah fitrahnya perempuan tercipta berbeda dengan laki-laki, agar mereka bisa saling melengkapi satu sama lain.
By Dian Larasati
#dlaraz
#AllAboutWoman
#PerempuanPunyaCerita

Komentar
Posting Komentar